Pages

WELCOME

Tanah Air Burung Elang

Kamis, 28 Juli 2011

have fun

"
Pagi itu (28/5/11) seluruh penghuni asrama ada acara tour ke Ismailia, wilayah Mesir bagian barat.  Masing-masing thulab  diwajibkan memebayar uang administrasi sebesar LE 40 atau setara dengan Rp. 60.000,-. Terhitung cukup murah. Karena biasanya orang Indonesia kalau mau mengadakan acara tour seperti ini minimal membayar uang LE 150. Memang kunjungannya tidak hanya dengan satu tempat, tapi rasanya sangat berat mengeluarkan uang sebesar itu dari dompet.

Perjalanan cukup panjang. Hampir dua jam setengah ane duduk di mobil. Pemandangan sepanjang jalan cukup bisa mengobati kebosanan. Canda yang sesekali dilemparkan thulab lain juga membuat suasana sedikit ramai. Beberapa orang dipanggil kedepan untuk menghibur. Ada yang membawakan cerita lucu, menyanyi, dan mendengarkan bacaan Quran (mereka sangat suka (takjub) mendengarkan bacaan quran dari Qori-qori terkenal).

Sesampainya di Ismailia, abi (saudara/kakak/yang dituakan dalam bahasa turki) memberikan kebebasan apa  ingin maen sepak bola duluan atau berenang. Ane lebih memilih langsung beranang, tapi sebagian memilih maen bola.

Acara silanjutakan dengan beberapa perlombaan kecil. Seperti lomba balap karung, lomba balap telur. Lomba mencari uang LE 1 didalam yogurt, lomba makan aple dalam air dan lomba tarik tambang.

Acara ditutup dengan makan malam di restaurant sekitar tempat acara. (ahmet)



















terusan Suez
"
Pagi itu (28/5/11) seluruh penghuni asrama ada acara tour ke Ismailia, wilayah Mesir bagian barat.  Masing-masing thulab  diwajibkan memebayar uang administrasi sebesar LE 40 atau setara dengan Rp. 60.000,-. Terhitung cukup murah. Karena biasanya orang Indonesia kalau mau mengadakan acara tour seperti ini minimal membayar uang LE 150. Memang kunjungannya tidak hanya dengan satu tempat, tapi rasanya sangat berat mengeluarkan uang sebesar itu dari dompet.

Perjalanan cukup panjang. Hampir dua jam setengah ane duduk di mobil. Pemandangan sepanjang jalan cukup bisa mengobati kebosanan. Canda yang sesekali dilemparkan thulab lain juga membuat suasana sedikit ramai. Beberapa orang dipanggil kedepan untuk menghibur. Ada yang membawakan cerita lucu, menyanyi, dan mendengarkan bacaan Quran (mereka sangat suka (takjub) mendengarkan bacaan quran dari Qori-qori terkenal).

Sesampainya di Ismailia, abi (saudara/kakak/yang dituakan dalam bahasa turki) memberikan kebebasan apa  ingin maen sepak bola duluan atau berenang. Ane lebih memilih langsung beranang, tapi sebagian memilih maen bola.

Acara silanjutakan dengan beberapa perlombaan kecil. Seperti lomba balap karung, lomba balap telur. Lomba mencari uang LE 1 didalam yogurt, lomba makan aple dalam air dan lomba tarik tambang.

Acara ditutup dengan makan malam di restaurant sekitar tempat acara. (ahmet)



















terusan Suez

0 komentar:

Posting Komentar