Pages

WELCOME

Tanah Air Burung Elang

Selasa, 26 Juli 2011

SKETSA Asrama : First Time

"



Rabu pagi ane sudah menjinjing satu koper besar dan satu kantong kresek. Sendirian. Tadinya ane mau pakai taxi supaya sedikit ringan. Tapi pake taxi terlalu mahal dan kelihatan ane punya banyak duit. Padalah setiap taxi yang lewat depan ane selalu berhenti. Karena biasanya orang asing kalo bawa koper berdiri dipinggir jalan, pasti bakalan nyegat taxi. Tapi ane enggak, ane tolak. Akhirnya ane pakai angkutan umum Tramco. Lebih mirip angkot kalau di Indonesia.

Ane pergi setelah pamit dengan pembimbing ane di asrama yang baru ane tempatin tidak lebih dari satu minggu. Sempat bingung antara tetap tinggal di asrama mesir atau pindah keasrama Turki. Tidak pernah berfikir ane bisa tinggal di asrama Turki. Karena ditawari sama temen dari Albania dan kebetulan asrama sedang ada tempat kosong, akhirnya ane yang diajak mengisi kekosongan itu.

Pertama kali masuk ke Beit At-Thulab  ane sebagai tamu makan malam. Kesan pertama makan malem dengan mereka adalah luarbiasa. Penuh ikhtirom dan adab. ane merasa sedang diajari bagaimana menghormati dan menjamu tamu yang baik. mereka membawakannya dengan dakwah bil haal.

Tapi sekarang ane sudah tinggal di asrama ini. Mereka adalah keluarga, teman, dan sahabat.
"



Rabu pagi ane sudah menjinjing satu koper besar dan satu kantong kresek. Sendirian. Tadinya ane mau pakai taxi supaya sedikit ringan. Tapi pake taxi terlalu mahal dan kelihatan ane punya banyak duit. Padalah setiap taxi yang lewat depan ane selalu berhenti. Karena biasanya orang asing kalo bawa koper berdiri dipinggir jalan, pasti bakalan nyegat taxi. Tapi ane enggak, ane tolak. Akhirnya ane pakai angkutan umum Tramco. Lebih mirip angkot kalau di Indonesia.

Ane pergi setelah pamit dengan pembimbing ane di asrama yang baru ane tempatin tidak lebih dari satu minggu. Sempat bingung antara tetap tinggal di asrama mesir atau pindah keasrama Turki. Tidak pernah berfikir ane bisa tinggal di asrama Turki. Karena ditawari sama temen dari Albania dan kebetulan asrama sedang ada tempat kosong, akhirnya ane yang diajak mengisi kekosongan itu.

Pertama kali masuk ke Beit At-Thulab  ane sebagai tamu makan malam. Kesan pertama makan malem dengan mereka adalah luarbiasa. Penuh ikhtirom dan adab. ane merasa sedang diajari bagaimana menghormati dan menjamu tamu yang baik. mereka membawakannya dengan dakwah bil haal.

Tapi sekarang ane sudah tinggal di asrama ini. Mereka adalah keluarga, teman, dan sahabat.

0 komentar:

Posting Komentar